Tanah Tak Bertuan
"Indonesia Raya Indonesia Kaya Indonesia Gudang Segalanya"
mungkin kata-kata diatas mampu membangkitkan rasa nasionalisme di setiap jiwa anak muda di negeri garuda yang tercinta, namun perih rasanya jika melihat realitas yang sedang dipertontonkan oleh pihak penguasa, negeri ini seolah tak ada nahkoda yang handal tak ada kompas dan peta untuk menjelajah isi nusantara dengan segala potensi yang ada indonesia masih saja jauh dari kata sejahtera sumber daya manusia yang ada di setiap penjuru negeri tidak bisa dimaksimalkan oleh penguasa untuk mempersatukan tekad menuju indonesia mandiri begitu juga dengan sumber daya alam yang melimpah ruah tidak juga bisa dimaksimalkan untuk kesejahteraan rakyat burung garuda, miris hati miris jiwa indonesia yang selalu terbelenggu dengan sajak yang tak ada nilai jualnya. bak negeri dogeng yang indah di dalam nalar hayalan indonesia negara dengan sumber daya yang sangat luar biasa namun masih terkungkung dengan negara adidaya seperti amerika, apakah indonesia milik mereka yang selalu bangga dengan selogan THE AMERICAN DREAM ? atau indonesia milik kita ?
setiap hari masih saja kita berharap negeri kita akan menjadi macan asia namun kenyataan tak kunjung berubah harapan hangus bak api yang membakar kayu ada apa dengan negeri kita? kenapa kita begitu sulit untuk hidup di negeri sendiri dengan rasa sejahtera dan toleransi tingkat dewa. negeri tak bertuan rasanya sangat tepat mejadi label indonesia sekarang dengan sejuta promblematika yang tak kunjung selesai barat bisa menduduki pulau-pulau indah di nusantara namun kita terus terbelenggu dengan negara adidaya barat mampu mengepakan sayapnya di negeri kita tetapi kita tetap saja menjadi caci yang enak sebagai pakan pancing mereka ada apa dengan indonesia kita ? ada apa dengan kita ? apakah kita yang salah atau pihak penguasa yang buta akan jeritan dan tangisan anak nusantara sunggu negara yang besar dengan formasi SDM dan SDA yang komplit namun tidak menghasilkan kesejahteraan di ujung negeri ACEH dan PAPUA sama-sama daerah yang kaya raya namun masih juga jauh dari kata sejahtera pendidikan minim bagi warganya ekonomi yang amburadul hukum yang berat sebelah dan takutnya anak-anak untuk bermimpi itu lah penyakit yang sangat susah di hapuskan di negeri ini.
masih adakan rasa simpati dan empati pihak penguasa akan jeritan anak di ujung negeri atau mereka benar-benar telah buta akan jabatan dan menjual satu persatu aset bangsa menghancurkan mimpi-mimpi anak emas garuda. tanah tak bertuan ini sedikit pengantar isi hati dari kami anak ujung negeri yang takut akan rasa tidak di hargai oleh negeri sendiri dan yang takut akan rusaknya masa depan kami, kami memiliki mimpi yang besar dengan sejuta rencana yang brilian namun entah kapan sampai waktunya untuk mewujudkan ide-ide kami itu. kami ingin daerah kami menjadi milik kami sendiri buka dikuasasi oleh orang asing yang mengacuhkan kami.
created by ; Kumat_Imut

0 komentar:
Posting Komentar