Perjuangan mengejar impian adalah salah satu motivasi anak-anak demi menempuh pendidikan agar cita-cita mampu di raih dengan gemilang itulah secercah harapan anak negeri garuda ini agar mereka mampu berkembang dan memberika kontribusi bagi negeri ini. Kisah perjuangan mengejar impian adalah kisah yang sangat miris untuk dilihat, digambarkan dengan akal pikiran serta ditulis karena negeri ini kaya raya namun miris dengan pendidikan yang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan kekayaan alamnya.
Sumber daya manusia di indonesia tercnita bak rumah mewah namun tidak ada isinya itulah secercah gambaran yang singkat, betapa mirisnya negara yang kaya namun akses pendidikan masih sangat rapuh bahkan sangking rapuhnya masih banyak anak negeri yang membuang impiannya di tengah jalan miris melihat realita pejuang-pejuang kecil yang harus direnggut paksa hak untuk mendapat ilmu dan menggapai cita, sedikit gambaran kecil yang mungkin sama-sama dapat kita renungi, di aceh daerah yang sangat kaya sekaligus pemodal yang besar bagi bangsa ini namun relaitas pendidikan yang masih amburadul dan juga akses keilmuan yang amat sangat terbatas di suatu daerah yang ada di aceh membuat para pejuang kecil bangsa berhenti meraih cita-citanya dengan alasa yang menyayat hati.
Pejabat : nak kenapa kamu tidak bersekolah?
Pejuang kecil : bukan saya tidak mau bersekolah dan berpendidikan namun pendidikan lari dari saya
Percakapan diatas adalah secuil gambaran bagaimana kondisi pendidikan yang masih amat sangat minim di bumi serambi mekkah, sudah saatnya pemerintah menyelesaikan persoalan yang sangat serius ini karena persoalan ini adalah persoalan penerus bangsa bukan persoalan sepele yang bisa di pandang sebelah mata.
Anak negeri ini harus bisa mencicipi indahnya bangku pendidikan yang terus berjalan seiring dengan jenjang mereka itulah salah satu cara yang bisa memmbuat generasi bangsa ini bisa meraih impian dan mampu memberikan kontribusi yang nyata kepada negara garuda ini, pemerintah sudah semestinya membenahi ruang ilmu anak indonesia agar tidak ada lagi anak bangsa yang menjerit dalam kesusahan meraih impiannya.
Keluh-kesah ini sedikit saya tuangkan dalam tulisan ini guna mengelurkan perasaan gundah saya yang miris melihat kenyataan antara kekayaan dan pendidikan yang tidak imbang sama sekali, antara pendidikan desa dan pendidikan kota saja sangat jauh tertinggal dan tertindas pengajarnya juga sangat jauh dari kata gudang ilmu, dimanakah letak kesalahan pendidikan kita ini apakah di dalam diri kita sendiri apakah didalam tata kelolanya yang masih sangat amburadul atau mungkin memang kastalah yang memisahkan kita antara si kaya dan si miskin, silahkan jawab dengan batin dan hati sendiri karena pada dasarnya pendidikan adalah modal utama suatu bangsa berkembang dan maju pendidikanlah yang mencerminkan jati diri bangsa itu sendiri, sebagai bangsa yang besar sudah sepatutnya semua elemen dalam negara ini memberikan perhatian yang serius bagi keberlangsungan pejuang mimpi di pelosok negeri dan sudah semestinya pejuang mimpi meraih asanya agar bangsa ini tumbuh lebih dewasa dan maju dengan sumber daya manusia yang lebih berkelas dan cemerlang, pendiidkan harus ditata dengan indah agar tidak ada lagi pejuang cita yang merintih kesakitan kehilangan cita-cita ditengah jalan, agar tidak ada lagi anak pedalaman yang menangis di tengah gemerlapnya kekayaan alam indonesia, agar tidak ada lagi anak manusia yang kebingungan mencari gudang ilmu yang mampu menuntun mereka menuju gerbang mimpi-mimpi anak negeri ini.
Created by : Kuman_Imut

0 komentar:
Posting Komentar